Monday, April 02, 2007

Halusinasi saat makan siang

Uang side job sudah menguap seperti layaknya embun terpanggang matahari....

biasa,

mbayar utang sana sini ...

Jamak tho?!,
Karena katanya kalau nggak berhutang jangan bilang kamu adalah bagian dari warga Ibukota ...

Dulu, awal-awal aku hidup di kota besar aku sering heran ... lha wong temen-temenku gajinya sama tapi kok gaya hidupnya berbeda denganku ...

gemebyar ... mewah --menurut ukuranku-- ...

kupikir pasti anak orang kaya yang bekerja hanya untuk aktualisasi diri tanpa memikirkan uangnya ...

tapi ternyata,

gemebyar karena berani ngutang ...

tapi utangku ndak buat hidup gemebyar kok .... well, ada sih sedikit sebagian dari itu terpakai untuk hal sedemikian hehehehe

ok ok ok ... dua minggu ke depan ada side job nyanyi di kawinan ... lumayan ... buat nutup kartu kredit... heheheheh

makan siang di sebuah gerai ayam goreng berlogo bapak jenggot di lantai dua sebuah pusat belanja di daerah MT Haryono ....

berjalan menuju lantai dua , aku melewati supermarket Gelael ... dan di depan supermarket itu, pada bagian-bagiannya .. aku kok berhalusinasi:

1. Di depan selasar rak-rak permen import
Dua orang --salah satunya saya-- berjalan di selasar antara rak-rak permen ... dan dia dengan mesra berkata:

"Ayo, pilih yang kamu suka ... dan untuk saya, sepertinya saya sudah ndak perlu permen lagi ... hidup saya sudah manis ... karena saya punya kamu"

.... aeeehhhh, aku pasti memerah merona ... dan bersikap selayaknya perawan desa yang lugu siap untuk dinodai dan dikibuli oleh penjahat kelamin berkumis dan muka yang berminyak ....


2. Di depan rak buah-buahan segar
Dua orang --salah satunya saya-- berjalan sambil mendorong kereta belanja ... tangan saya memegang tangannya ... dan kita berdebat tentang ranumnya buah apel yang mau dibeli ...


3. Di depan rak daging dan produk awetannya
dua orang --salah satunya saya -- berjalan sambil mendorong kereta belanja ... dan kami sibuk memilih daging segar dan olahannya untuk dibuat makan siang kala hari sabtu dan minggu.. kemudian berdebat siapa yang harus memasak di hari sabtu ... dan siapa giliran di hari minggu ...

tiba-tiba di kepala saya supermarket itu nir orang-orang ... cuma ada dua orang --salah satunya saya-- yang berseliweran ...


saya dan dia disana

saya dan dia disitu

saya dan dia dimana-mana


duuuuhh ....


aku rindu perasaan itu ...


Friday, July 16, 2004

Minggu Pagi
 
 
bangun hampir jam 9 pagi .. ouch, mata masih males untuk bangun dan terbuka. Tapi saya mencium aroma sedap yang membuat alam bawah sadar pun memaksa saya untuk bangun dan membuka pintu dan buka jendela lebar-lebar untuk lebih menikmati aroma ini...
 
aroma bunga kopi!
 
 ya, tempat dimana saya kost di depok adalah tempat dimana saya seperti ada di tengah-tengah kebun di pedesaan ... boleh percaya boleh tidak ... ada 15 kamar di situ, ketika masuk pintu pagar kost ... 10 meter sebelum mencapai komplek kost ada barisan pohon palem udang, dan bermacam-macam pohon palem lainnya yang saya tidak tahu apa namanya ... cukup rimbun dan rapat ... sampai di bangunan masif berlantai dua masing masing 8 kamar di bawah dan 7 kamar di atas (kamar saya ada di lantai dua nomor 10) ... disebelah kiri ada semacam kebun kecil (jangan bayangkan kebun kecil layaknya kebun yang ada di halaman majalah arsitektur) dengan barisan pohon melinjo dan rambutan ... di sebelah kiri ada barisan pohon mangga arum manis yang cukup rapat dan rimbun ...dan  di depan, menghadap selasar kamar saya ada barisan pohon kopi , beberapa sangkar burung perkutut peliharaan bapak penjaga kost, dapur bersama, dan paviliun kecil tempat bapak penjaga kost, istri dan anak-anaknya tinggal.

aroma bunga kopi sedang saya nikmati pagi ini 

kamar saya menghadap ketimur, dengan demikian hangatnya matahari pagi bisa saya nikmati sekarang... hangat ... tidak menyengat .. menyegarkan ... hemmm secangkir teh hangat campur sedikit madu, biskuit coklat, dan sebatang rokok marlboro menthol, duduk diberanda depan kamar ... suara burung perkutut ... inilah alasan kenapa saya rasanya malas untuk mencari tempat kost lain yang mungkin lebih dekat dengan kantor atau pusat kota ... saya lebih rela untuk pergi ke kantor naik motor selama 40 menit , jauh dari pusat kota dimana mungkin saja saya lebih mudah untuk menghabiskan waktu weekend bersama teman-teman .. dibanding harus kehilangan sensasi "perkampungan" seperti yang saya miliki sekarang !

bayangkan pada malam hari sepulang kantor

suasana temaram ... sepi ... tenang ... jauh dari suara-suara berisik kendaraan ... sejuk ... selesai mandi ... segar ... kadang kadang saya dengar gerisik daun bersentuhan ... saya masih mendengar suara jangrik lho disini :) ... lagi-lagi saya ambil kursi dan duduk di depan kamar ... teh susu panas ... sebatang rokok marlboro menthol :) ... putar  kaset ... biasanya sih bruce springsteen ... atau kadang-kadang enya ... aaahhh benar-benar rileks !
 
 
aku mau bercerita tentang sedikit masa kecil

aku ini benar-benar anak kampung sejati

ya, dari kecil saya tidak pernah tinggal di kota ... waktu saya masih kecil ... saya tinggal di pinggiran kota Bogor bernama kampung kramat ... daerah itu dulu masih belum termasuk kotamadia,  masih kabupaten ... dulu setiap pagi setiap berangkat ke sekolah ... saya selalu melewati pematang sawah bersama dengan adik saya aan ... dan seringkali saya menemukan buah yang namanya kalo nggak salah sih buah ceplukan, dan sepengetahuan saya sampai sekarang satu-satunya tempat buah itu ada adalah di pinggir-pinggir pematang sawah .. buahnya berbungkus semacam daun yang berbentuk balon ... rasanya masam manis segar ... dan setiap pagi setiap lewat pematang sawah tidak terlalu besar itu .. saya dan aan selalu mencari apakah ada buah ceplukan yang sudah matang ... dan setiap kali kami menemukan buah itu ... kami berteriak girang "heiiiii aku nemu buah langka ini !!" :) ... sepulang sekolah, menjelang sore ... saya menikmati ritual kegiatan khas anak kampung :) ... ada dua teman saya sewaktu kecil ... Tatang dan Edy Yusuf yang pada saat itu paling jago memancing belut !!! ya, memancing belut di --lagi-lagi-- pematang sawah ... bagaimana dulu saya terkagum kagum dengan kemampuan mereka mendapatkan banyak belut untuk dibawa pulang ke rumah dan di goreng dengan campuran tepung beras sedikit dan tepung terigu supaya renyah :) sekarang Tatang dan Edy yusuf sudah menikah ... Tatang punya 3 anak , satu perempuan dan dua laki-laki ... Edy Yusuf punya satu anak perempuan dan menikah dengan teman satu kelas waktu jaman kita SD dulu :) .. kenapa saya bisa tau ? ... hemm waktu itu SD Cibuluh 1 tempat saya dulu sekolah mengadakan reuni dan bertemulah saya dengan mereka ... o iya , dulu si tatang ini kelas 5 SD, Edy Yusuf kelas 4 dan saya masih kelas 1 ketika kami berkarib ...

aku ini benar-benar anak kampung sejati
 
ya, dulu liburan panjang sehabis kenaikan kelas adalah saat yang paling ditunggu-tunggu ... karena saya pasti dikirim bapak ke yogya ke rumah eyang saya di sleman ... MENYENANGKAN !! karena saya pasti ketemu dengan sahabat-sahabat saya di sana yang hanya bertemu setiap liburan panjang .... Endah, Danang, Ferry ... kami bisa seharian mandi di kali ... memanjat pohon jambu depan rumah eyang saya ... main sepeda keliling kampung seharian ... memetik genjer dan dibawa pulang untuk dimasak ... membawa nasi bungkus dari rumah dan memakannya di saung di tengah-tengah sawah ... sewa komik di tempat penyewaan buku bernama "berlima"  di jalan Magelang ... ke toko buku Valentino di daerah Malioboro naek delman untuk beli buku-buku Enid Blyton ... Lima sekawan ... Pasukan Mau Tahu ... serial komplotan ... Bobo edisi terbaru ... makan bakso Sondi di sebelah toko ikan hias Golden di jalan magelang ... ke kebun binatang gembiraloka ditemani Eyang kakung ...sekarang ?  penyewaan komik "berlima" sudah menjadi warnet , toko buku valentino bangkrut dan berubah menjadi rumah makan soto kudus yang lumayan enak dan seringkali kami datangi kalau kami kumpul-kumpul, bakso Sondi masih ada sampai sekarang tapi kok rasanya tidak se-enak jaman dulu ya ? mungkin karena pak sondi sudah meninggal dan tidak meninggalkan resep warisan untuk anak-anaknya, toko hias golden sekarang menjadi minimarket alfamart ...Endah sudah menjadi pegawai negri sipil di sleman dan menikah dengan duda beranak satu  ... Danang putus kuliah dan membuka bengkel motor dan penyewaan playstation ... Ferry masuk Akabri dan sekarang bertugas di Polres Sleman dan menikah dengan Polwan berpangkat sersan satu (baru saja melahirkan anak pertama)  ... dan sampai sekarang setiap kami punya kesempatan kumpul di yogya ... kami seperti kembali ke masa kecil dimana saya selalu punya perasaan hangat setiap pertama kali saya datang dari bogor ke yogya, sesampainya di rumah eyang .. tanpa istirahat saya langsung berlari berteriak-teriak memanggil mereka dan kami berlompatan senang karena pastinya selama hampir satu bulan ... yang ada hanyalah "BERSENANG-SENANG" :) 
 

Thursday, July 15, 2004

hari bergombal gombal ...

saya lagi sok romantis , biarin aja deh dangkal ... tapi yang ini nunjleb banget ya kata-katanya .... mengabaikan bahwa yang ini ........sedikit dangkal ....

WHEN YOU LOVE SOMEONE*Bryan Adams*

when you love someone
you'll do anything
you'll do all the crazy thing
that you can't explain

you shoot the moon
burn out the sun
when you love someone

you'll deny the truth
believe the lie

there'll be time that you believe
you can really fly
your lonely night
has just begun
when you love someone

when you love someone
feel it deep inside
and nothing else
could ever change your mind

when you want someone
when you need someone
when you love someone

when you love someone
you'll sacrifice
giving everything you've got
and you won't think twice
you'll risk it all
no matter what will come
when you love someone

yeeaaaa...
you'll shoot the moon
burn out the sun
when you love someone

Wednesday, July 14, 2004

hamba bernyanyi ...

kemarin saya bersama teman-teman kantor bernyanyi sampai puas di xian tea and coffe room ... ahh such a very good therapy ... benar kata miund yang dia tulis di blog ... jiwa banci tampil kami semua sudah merasuk sampai ke sumsum tulang :)
malam itu saya menyanyi beberapa lagu yang sepertinya sudah diyakini bersama bahwa lagu-lagu itu adalah lagu kebangsaan ..."takkan terganti" (ini untuk sang opium yang tidak pernah sampai sekarang bisa didapat, betapa setiap saat meninggalkan sayatan pribadi ketika menyanyikan lagu ini , tapi juga meninggalkan perasaan lega setelahnya) ... "bridge over troubled water" (ini request dari mbak dani sang produserku yang walaupun liriknya rada rada lupa tapi kok rasanya mantap untuk dinyanyikan... ah, banci tampil emang paling susah!) ... dan beberapa lagu lain yang dengan senang hati aku nyanyikan buat teman-temanku yang butuh hiburan bermutu ! :)

pulang semalam, ada teman lama dari semarang yang menelpon dan bertukar ceritalah kami sampai hampir satu jam ... setelah itu, mulailah saya jadi kangen banget untuk pulang ... aku kangen meluangkan waktu tengah malam dengan teman2 ... dengan nico dan pacarnya , reni dan pacarnya juga, rafael, dudiet, sambil menikmati sate bekicot, nasi pecel yu yem , teh poci panas, di simpang lima ... atau menghabiskan waktu bersama adikku aan dan pacarnya (sighhh ... aku kapan punya pacar lagi yaa) di kafe tanjakan :) ... ok, akhir agustus ini jadwal produksi tidak terlalu ketat .. jadi aku bisa ambil cuti barang 2-3 hari ... semarang, aku datang !!!!!

Tuesday, July 13, 2004

opium ...

tadi malam ada complain dari seorang teman yang keberatan dengan interpretasi saya pada satu bentuk ekpresi perasaan dia yang coba dia bagi lewat sms ... dan itu udah lama banget sih sebenarnya .. cuma, karena blog ini memungkinkan orang lain me-review, menilai, dan akhirnya memberikan opini setuju atau tidak setuju, dan kebetulan teman saya ini membaca komentar saya terhadap puisinya.

ehmm sebenarnya saya sangat kagum dengan cara teman saya ini merangkai, membentuk, menjadikan kata-kata menjadi sesuatu yang indah, bermakna, dan ... saya harus akui, sangat romantis. cuma mungkin suasana hati pada saat saya membaca rangkaian kata-katanya yang ia kirim lewat sms yang tidak tepat ... atau ini hanya alasan bahwa saya MEMANG salah mengartikan rangkaian kata-katanya...tapi tidak, setelah saya membaca lagi ... saya mengkilas balik apa yang saya rasakan saat saya menulis blog dan memberikan interpretasi rangkaian kalimatnya ... saya memang sedang KESEPIAN ... kesepian yang sangat lindap ... dan, pada kondisi itu, rangkaian kata-katanya justru membuat saya semakin terlempar ke kondisi yang makin membuat saya ngelangut, berkhayal bahwa saya ada pada posisi yang ia gambarkan lewat rangkaian kata-katanya.
Jadi, kesimpulannya .. justru karena ungkapan pikirannya yang sangat indah, romantis, dan rasanya susah terwujud pada saat kondisi seperti itu... saya jadi sulit mengakui kebenaran dan mengapresiasi puisinya ... oh , maafkanlah temanku yang belakangan ini sering membombardir saya dengan keinginan untuk berbicara dengannya. semalam, saya sudah menggunakan hak jawab saya atas pertanyaannya ... sekarang, ini adalah semacam press release untuknya :)

OPIUM ... aku belakangan menggunakan istilah ini untuk gambaran seseorang yang berhasil membuat saya merasa harus membutuhkan eksistensinya supaya hidup saya lebih indah ... "opium" buat saya adalah bumbu dunia :) , "penyedap" perasaan senang ... "pendar cahaya" ketika saya merasa sedang gelap ... (ck ck ck)... apakah saya sudah menemukan "sang opium" ? pertanyaan yang sangat sulit dijawab ... tapi, membayangkan sang opium dalam imajinasi saja sudah membuat hidup saya jadi lebih menyenangkan dan lebih ringan (ironis mungkin yaaa)... seperti, saat saya menghabiskan waktu menyenangkan dengan teman-teman kantor di suatu tempat yang asyyyyik (yikes) :) , berpikir "aaahh seandainya ada sang opium sekarang bersama saya!" ... bisa membuat tersenyum dan kebahagian saya menjadi dua kali lipat mengabaikan saya belum menemukan "sang opium" ... well, sebenarnya saya hampir menemukannya ... tapi satu dan lain hal saya kehilangan sang opium .. kenapa ? hemmm biar cerita itu saya saja yang tau.

hari ini rencananya saya mau menghabiskan jam setelah kantor mulai dari jam 8 malam sampai mungkin jam 10 bersama teman-teman kantor di xian cafe and tea room, menikmati dentingan piano dan suara yessi disana ................................................................... "SEANDAINYA SAYA BERSAMA OPIUM"

tidak ada topik untuk hari ini ...

aku mau bicara tentang indonesian idol ... jumat minggu kemarin saya, bersama semua teman satu kantor akhirnya untuk pertama kalinya --well, ada beberapa yang udah nonton spektakuler show dari minggu pertama-- datang ke balai sarbini, dan melihat secara langsung bagaimana joy, nania (my favourite one), delon, karen, dan yang lainnya beraksi di babak spektakuler tersebut...

menyenangkan, sekaligus membuat beberapa teman-teman ku menjadi iri hati hehehe ... pasalnya dengan kapasitas balai sarbini yang hanya 800-an tempat duduk, tiket yang tidak dijual beli, membuat kesempatan untuk masuk, dan merasakan atmosfir ke-ria-an babak spektakuler menjadi satu keistimewaan tersendiri, fieeeuuuhhh terimakasih buat id card ktr yang membuat segalanya serasa punya tongkat ajaib :) ... aaahh, akhirnya aku bisa melihat program kebanggaan orang satu kantor ... INDONESIAN IDOL !!!

tapi pada akhirnya saya kecewa berat ! kenapa harus winda yang harus pulang !? ... ah kenapa nggak bona atau delon aja sih yang harus pulang .. mereka malam itu nggak terlalu bagus juga ... plus, malam itu kami semua merasa terganggu dengan audience warmer yang ke atas panggung setiap comm break .. grrrrhhh mereka sama sekali tidak lucu dan tidak menghibur ... menyebalkan adalah kata yang tepat !

ya udah, lupakan saja pengalaman yang tidak menyenangkan tentang saya melihat spektakuler show indonesian idol .. saya masih sangat bangga dengan program itu walaupun aku nggak ikut bekerja di program kebanggan Fremantlemedia

(aku makan siang dulu .. nanti aku sambung ya)

duvis (dunia visitama) tempatku bekerja

aku bekerja di Fremantlemedia , satu production house yang memiliki lisensi bermacam-macam game show yang berpusat di London. Aku bekerja di sebuah perusahaan berformat kentucky fried chicken dengan cita rasa sambel pecel. Tapi aku cinta dengan pekerjaan ku sekarang, aku cinta dengan orang-orang dimana aku harus bekerja sama dengan mereka. Aku cinta dengan pekerjaanku sekarang, i am a question and music coordinator untuk sebuah kuis yang sangat menyenangkan untuk di kerjakan ... MeLIRIK LAGU ... "satu permainan yang menantang anda untuk menebak dan menyanyikan lirik-lirik lagu" ... maaf, aku meminjam tag line ini dari ibu wowo untuk voice over loudy koruwa.

kemarin, dan hari ini... Bpk. Arif Nusantara ... Managing Director dari radio tempat aku dulu bekerja di Semarang menawarkan satu posisi yang menggiurkan untuk di coba ... tapi di Palembang atau di Lampung ... oh oh oh, aku harus berpikir keras nih. hmpppp di saat seperti ini siapa ya yang harus di mintai pendapat ? oh aku tahu, aku telp mas rafael ... dia entah kenapa selalu berhasil mengarahkan aku untuk berpikir lebih jernih .. hemmm sehabis jam kantor sepertinya waktu yang tepat untuk menelpon bapak yang satu ini.

Monday, July 12, 2004

ini masih jam kantor ya ...

jam setengah dua siang ... makan di plasa tendean depan kantor dengan menu yang sebenarnya kalo perut ini punya mulut dan aspirasi yang harus didengar .. pastinya dia akan berteriak lantang untuk mencari alternatif baru pengisi makan siang .. oh oh oh sukiyaki hoka hoka bento ini membingungkan ... ini sepertinya modifikasi dari rawon minus bumbu kluwek seperti yang ada di rumah ... terasa sangat manis ... dan aku nggak yakin , mengabaikan aku belum pernah merasakan "sukiyaki asli" ... tapi aku nggak yakin ... apakah di jepang .. hidangan yang saya hadapi tadi adalah "sukiyaki" menurut terminologi mereka ... hemmm mungkin pada satu saat saya mau minta teman saya william hajime anak BIPA UI itu untuk mengajak saya ke tempat dimana kita bisa merasakan sensasi sukiyaki sebenar ...

jam setengah dua siang ... datang ke kantor setelah makan siang dengan perasaan hampa ... kenapa saya harus masuk kerja hari ini ya ? ah saya tahu , kalopun ternyata "merasa" tidak ada yang harus dikerjakan ... setidaknya aku bisa bertemu asmara "miund" laetizia ... aku bisa bertukar gosip "terlarang" dengan si mr perfect ferrad ... aku bisa bernyanyi selayaknya di karaoke room dengan mamah rika a.k.a rika lopez ... atau, hmppp melihat mas lilik editor dengan ritual menggunting dan menyambung program kuis baruku .. MeLIRIK LAGU ...

aku tarik ke belakang dulu mungkin ya .... (bayangkan seperti me-rewind keping vcd or dvd untuk memutar kembali scene kesukaan kita) ... kami --miund dan saya-- merasa hampa dan nggak ngerti harus mengunyah apa untuk makan siang nanti ... akhirnya hanako dan taro (nama maskot hoka hoka bento) harus merelakan gerainya kami jelajahi ... sembari menguyah dan mengudap makan siang kami ... miund bercerita tentang kehidupan cintanya yang sedang gonjang ganjing seperti perasaan gonjang ganjing kami untuk memutuskan apakah kami harus menginap atau tidak kemarin karena beberapa ruas jalan kami pulang terkena banjir ... ah, seandainya perasaan dan logika itu seperti rumus matematika .. pastinya miund dan saya tidak akan ada dalam situasi berdiskusi masalah hati tersebut pengisi waktu makan siang kami ........................anjrot bahasa gue ! :)

o iya , esensi dari apa yang menjadi bahan pembicaraan antara kami --miund dan saya-- mungkin tidak akan pernah saya ungkapkan disini ... tapi yang jelas ... i learn one thing from her ....

sudah, topik makan siang yang membosankan disudahi dulu ya ... aku mau bercerita tentang hal yang lain

percaya dengan intuisi dan firasat ? .. pastinya iya --kalo saya ya-- ... saya akan tarik kembali ke belakang ... jam 2 dini hari tadi ... saya terbangun .. berkeringat dingin ... dan perasaan tidak enak tiba tiba menyergap (aduh, bahasa ku hari ini ck ck ck ) ... ada apakah gerangan? hemmm berpikir dengan nyawa yang separuh masih tertidur ternyata sulit. dan saya teringat dengan orang rumah di semarang .. bapak, ibu, aan ... apakah mereka baik baik saja? .. hmppp hampir 9 bulan saya tidak pulang, ada apa ya dengan orang rumah ... oh well, masih gelap di luar, dan pastinya mereka juga sedang pulas tertidur. Keinginan untuk menelpon salah satu dari mereka mungkin harus ditunda.

jam tujuh pagi, bergegas mencari wartel terdekat dari kost yang sudah buka. Nat nit nut kupencet 024-6716913 ...
"Ibu?"
"eaaalaaahh gusss ... ibu kangen"
"Ibu sehat kan ? orang rumah baik-baik aja kan? aku kok perasaannya tadi malem nggak enak gitu .. jadi aku kuatir bu"
"semua sehat... bagas waras .. alhamdulillah, cuma eyang putri kayaknya sih lagi sakit, kemaren ibu udah kesana dianter aan"
"o ya udah"
"gus, ibu sekarang jualan di depan rumah, jualan ayam goreng... abis males nungguin salon, biarin aja si ana --pacar aan, adikku-- yang ngurus salon"
"o ya bagus bu, biar ada kegiatan"
"iya, cuma ibu harus mbobol kamar kamu yang di depan , soalnya mau ibu lebarin buat tempat duduk warung"

ooooooaaaalaaaaahh ternyata firasat nggak enak itu karena saya akan kehilangan kamarku yang menjorok ke depan .. aku kehilangan teras pribadi depan kamarku itu .. hics hics ...

Wednesday, July 07, 2004

momen menyenangkan

momen-momen menyenangkan , seperti layaknya hal yang berbau klise dan sering terucap ... biasanya justru kita dapat dari detail-detail kecil dalam hidup kita yang seringkali tidak pernah terlintas kalau itu adalah hal yang menyenangkan untuk dikenang ...
seperti kemarin , saya tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya saat saya bergabung di duvis (dunia visitama) ... seharian, hati dan semua bagian dari tubuh saya ikut tersenyum ... sepagian sampai sore menjelang saya habiskan dengan menikmati waktu dengan teman-teman dan dengan sengaja tidak membiarkan otak saya ini memikirkan tentang pekerjaan barang sedikitpun hehehe .... mulai dari waktu makan siang yang berubah menjadi ajang perburuan kacamata 20-ribuan ... sampai menjelang malam .. menghabiskan sepanjang mulai sore menikmati denting piano om yessi di xian cafe and tea room ... menyisip betapa legitnya iced capucino disana .. dan saya mendengar miund .. rika ... erwin .. melepaskan suara tertawa yang lepas ... yang bahkan membuat saya ingin menggunting suara suara yang keluar kemudian menempelkannya di buku gambar ... dan menjadi kliping ... aaaahhhh serasa mau tersenyum seharian penuh ...sampai mau tidur .... sayang, saya kok merasa kurang lengkap semua ini tanpa kehadiran "sang opium"